Perjuangan Ibu Menlu Retno ‘Bebaskan’ Kita dari Visa

Tercatat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia wanita yang pertama dalam sejarah, Bu Retno Marsudi seringkali mengangkat persoalan bebas visa ketika mengadakan pertemuan dengan mitranya dari negeri seberang. Saya sebagai WNI pemegang paspor biasa, (teramat) sangat antusias sekali (banget) kalau Ibu Menlu dijadwalkan bertemu dengan counterpart-nya dari negara lain, terlebih apabila negara tersebut sampai saat ini belum memberikan fasilitas bebas visa kepada kita para WNI. Tidak jarang, pemberitaan yang muncul di permukaan publik setelahnya seringkali menyebut bahwa ‘bebas visa tengah diupayakan’ saat pertemuan Ibu Menlu dengan perwakilan dari negara lain. Kendati baru 3 tahun (lebih sedikit) menjabat, tidak sedikit negara asing yang ‘didekati’ oleh Ibu Retno terkait fasilitas bebas visa bagi WNI, baik untuk pemegang paspor biasa, atau pun pemegang paspor diplomatik dan dinas.

Berikut timeline-nya (beserta sedikit cuplikan dari sumber berita terkait):

3 November 2014: Pemerintah Indonesia mendesak Jerman agar memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia yang berkunjung ke Jerman. Desakan itu muncul dalam dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeir dengan Menteri Luar Negeri Indoensia, Retno Marsudi, di Jakarta, Senin (3/11/2014).

menlu retno jerman
Menlu baru Indonesia, Retno LP Marsudi, mendesak Jerman berlakukan bebas visa bagi warga Indonesia. | (Sindonews / Victor Maulana)

Indonesia sendiri, kata Retno, sedang mengusahakan kebijakan bebas visa bagi para pemegang visa diplomatik.”Kita juga minta bebas visa bagi visa diplomatik, karena sejauh ini Jerman belum memberikan hal tersebut,” ucap Retno.

4 Februari 2015: Pemerintah Inggris berencana memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warga negara Indonesia yang berkunjung ke Inggris. Menlu Retno mengatakan, rencana pembebasan visa ini baru berlaku bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas.

April 2015: Indonesia berharap Rusia dapat segera membebaskan visa kunjungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berkunjung ke Rusia. Sejauh ini Rusia baru memberikan pembebasan visa untuk kepentingan diplomatik dan dinas.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir mengatakan, hal ini sudah diangkat dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di pertemuan ASEAN di Malaysia beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Retno telah menyampaikan kepada Lavrov bahwa Indonesia sudah memberlakukan bebas visa kepada warga Rusia.

20 April 2015: Adapun pertemuan Menlu RI dan Menlu Irak, Ibrahim Al-Jafaari, dalam pernyataan bersama kedua pihak menyepakati untuk memfinalisasi Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas. Selain itu kedua Menlu juga berkomitmen untuk mendorong pembentukan Konsultasi Bilateral dan Nota Kesepahaman Kerja sama Pelatihan Diplomatik antara Indonesia dan Irak.

5 Agustus 2015: Di sisi lain, hubungan Indonesia dan Korea Selatan sendiri lebih berfokus kepada people to people contact. Di sela pertemuan AMM, Menlu RI Retno dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se membahas mengenai kelanjutan upaya bebas visa bagi warga Indonesia ke Korea Selatan dan bersepakat untuk menyelenggarakan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (JCBC) pada Desember nanti demi mendorong kerja sama yang lebih komprehensif ke depan.

21 Agustus 2015: Pemerintah Indonesia dan pemerintah El Salvador menyepakati perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas untuk lebih mendorong kerja sama kedua negara.

Menurut keterangan pers Kementerian Luar Negeri hari ini, 23 Agustus 2015, perjanjian bebas visa itu ditandatangani Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri El Salvador Hugo Roger Martinez Bonilla, di sela Pertemuan Tingkat Menteri Forum Kerjas Sama Asia Timur dan Amerika Latin (PTM FEALAC), di San Jose, Kosta Rika, pada 21 Agustus 2015.

27 Agustus 2015: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Antanas Linkevicius pada Kamis (27/8) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Retno meminta dukungan kepada Lithuania mengenai upaya Bebas Visa Schengen bagi WNI.

menlu retno lithuania
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Antanas Linkevicius pada Kamis (27/8) kemarin menandatangani tiga perjanjian kerja sama bilateral.(Dok. Kementerian Luar Negeri RI)

Selain membahas pembebasan visa, dalam pertemuan ini kedua menteri juga menandatangani tiga perjanjian untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Ketiga perjanjian tersebut adalah Memorandum Saling Pengertian bidang Konsultasi Bilateral, Persetujuan Bebas Visa (PBV) bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas serta Kerjasama Ekonomi dan Teknik (KSET) – CNNIndonesia.

4 September 2015: (Pertama), Memorandum of Understanding (MoU) bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas (Indonesia – Mesir). Bebas visa itu berlaku untuk kedua negara, setelah MoU ditandatangani tadi.

“Hal ini untuk meningkatkan intensitas hubungan antarpemerintah sebagai pemegang paspor diplomatik dan dinas,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 4 September 2015.

26 September 2015: Indonesia dan Albania telah menandatangani Persetujuan Bebas Visa bagi pemegang paspor Diplomatik dan Dinas, guna lebih mendorong interaksi dan kerja sama kedua negara. Persetujuan Tersebut ditandatangani dalam pertemuan bilateral Menlu RI, Retno Marsudi dan Menlu Albania, Ditmir Bushati, di New York, Amerika Serikat, di sela-sela penyelenggaraan Sidang Majelis Umum PBB ke-70 pada Sabtu kemarin.

26 September 2015: (Sebelumnya), Menlu Retno bertemu dengan Menlu Meksiko Claudia Ruiz Massieu untuk mengajukan permintaan bebas visa terhadap warga negara Indonesia.

2 November 2015: Selain itu, kerja sama pada bidang bebas visa juga akan dilakukan Indonesia dengan negara-negara di Eropa, seperti Finlandia.

menlu retno
Retno Marsudi. TEMPO/Yosep Arkian

“Kami sedang menjajaki kemungkinan kita bisa mendapatkan bebas visa schengen. Mereka mendukung inisiasi Indonesia untuk mendapatkan bebas visa schengen,” tutur Retno.

5 November 2015: “Hongaria memberikan dukungan terhadap upaya Indonesia untuk mendapatkan bebas visa Schengen bagi WNI saat saya berbincang dengan Menlu Hongaria,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi yang sedang menghadiri KTT Asean Europe Meeting (ASEM) di Luksemburg kepada detikcom, Kamis (5/11/2015).

5 November 2015: Selain itu, isu pemberian bebas visa secara timbal balik oleh kedua Negara (Indonesia dan Yunani) juga dibahas dalam pertemuan pada Kamis lalu. Sebagai anggota dari UE dan negara yang mendapatkan bebas visa turis dari Yunani, kata Retno, dirinya menyampaikan harapan agar pihak Yunani juga dapat mempertimbangkan permintaan ini.

6 November 2015: “Upaya Pemerintah Indonesia selama ini (terkait upaya pembebasan WNI dari kewajiban visa Schengen) terus dilakukan, baik melalui masing-masing Negara Eropa maupun melalui Komisi Eropa,” kata Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri, Jumat (6/11/2015).

17 Desember 2015: “Kita sudah sepakat untuk membebaskan visa bagi paspor dinas dan paspor diplomatik kedua negara bila masuk ke Jepang dan sebaliknya mereka masuk ke Indonesia,” papar Menlu Retno Marsudi saat konperensi pers bersama seusai pertemuan 2+2 dengan pihak Jepang di hotel New Otani Tokyo.

25 Februari 2016: Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Ceko Lubimir Zaoralek di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016).

menlu retno ceko

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu menandatangani perjanjian pembentukan forum konsultasi bilateral dan perjanjian bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas RI-Ceko.

30 Maret 2016: Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri luar Negeri Bulgaria Daniel Mitov telah menyepakati perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas di kedua negara.

27 April 2016: Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Republik Serbia menyepakati kerja sama bebas visa (diplomatik dan dinas) dan kerja sama pendidikan. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua negara dilakukan oleh Indonesia dan Serbia di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (27/4).

Dari pihak Indonesia diwakili oleh Mendikbud Anies Baswedan dan Menlu Retno LP Marsudi. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden kedua negara, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Tomislav Nikoli.

September 2016: Selain itu, Indonesia dan Kepulauan Solomon juga sedang terus membahas upaya pembentukan Nota Kesepahaman di bidang Kerja sama Pembangunan, Bebas Visa Paspor Diplomatik dan Dinas, Kerja sama Pendidikan dan Kebudayaan serta Kerja sama Perhubungan.

12 Oktober 2016: “Selain itu, Indonesia juga meminta askes bebas visa ke Rumania untuk WNI yang akan ke sana,” tutur mantan duta besar RI di Belanda ini.

menlu retno rumania
Menlu Retno Marsudi menerima Menlu Rumania Lazar Comanescu (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

1 November 2016: Pertemuan bilateral Indonesia-Armenia hari ini membahas beberapa isu internasional, yang berujung pada penandatanganan tiga MoU baru. Salah satunya adalah pemberian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas yang akan berkunjung ke Armenia.

11 April 2017: Chikoti (Menteri Luar Negeri Angola) ke Indonesia dan bertemu dengan Menlu Retno Marsudi. Dalam pertemuan di Gedung Pancasila, Indonesia dan Angola sepakat untuk memperkuat mekanisme kerja sama bilateral dengan melakukan penandatanganan tiga dokumen perjanjian.

Persetujuan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, kerja sama kedua perjanjian umum kerja sama ekonomi, ilmiah, teknik dan budaya. Yang ketiga, memorandum saling pengertian mengenai konsultasi politik antara Kemlu dan Kementerian Hubungan Eksternal Angola.

22 Mei 2017: Seperti diwartakan Antara, nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di bidang bebas visa dan transportasi dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dengan Menteri Infrastruktur Anna Johansson, sedangkan penandatanganan letter of intent di bidang industri kreatif dilakukan antara Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Menteri Infrastruktur Anna Johansson.

12 Juni 2017: Indonesia dan Norwegia menandatangani kerja sama bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas, Senin (12/6). Perundingan mengenai bebas visa ini sudah menjadi pembahasan selama dua tahun terakhir.

21 September 2017: Menlu Montenegro Srdan Darmanovic dan Menlu Retno Marsudi menandatangani perjanjian bebas visa diplomatik dan dinas serta perjanjian Konsultasi Bilateral. Menlu Montenegro menegaskan pentingnya hubungan kedua negara.

13 Maret 2018: Dalam kunjungannya ke Moscow, Bu Menlu Retno juga membahas mengenai simplifikasi pemberian visa bagi pemegang paspor biasa.
twitter menlu rusia

—————————————————————————————————————————————–
Luar biasa bukan perjuangan dan upaya Ibu Menteri Luar Negeri kita…!
Oh iya, timeline di atas belum lengkap, mohon sekali beri informasi di bagian ‘komentar’ apabila ada berita atau informasi yang terlewat.

Rangkuman:
Negara-negara yang sudah menandatangani perjanjian bebas visa diplomatik dan dinas sejak Bu Menlu menjabat:
1. El Salvador.
2. Norwegia.
3. Armenia.
4. Bulgaria.
5. Jepang.
6. Republik Ceko.
7. Montenegro.
8. Swedia.
9. Irak.
10. Angola.
11. Mesir.
bersambung.

Negara-negara yang ‘didekati’ Bu Menlu perihal bebas visa bagi WNI:
1. Jerman.
2. Lituania.
3. Inggris.
4. Hongaria.
5. Rumania.
6. Korea Selatan.
7. Yunani.
8. Komisi Uni Eropa.
9. Finlandia.
10. Rusia.
11. Kepulauan Solomon.
bersambung.

@IvanRT05

*Sumber gambar featured image: www.beritadaerah.co.id

2 thoughts on “Perjuangan Ibu Menlu Retno ‘Bebaskan’ Kita dari Visa

  • October 26, 2018 at 10:51 pm
    Permalink

    Armenia dari dulu kan sudah bebas visa bahkan untuk pemegang passport biasa

    Reply
    • December 31, 2018 at 3:42 pm
      Permalink

      pas thn 2012 sih visa on arrival, bukan bebas visa

      Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: