Tingkatkan Kunjungan Turis, RI Akan Bebaskan Visa untuk India

Puji Sukiswanti
Jurnalis

 
KUTA – Pemerintah Indonesia tengah gencar melakukan promosi untuk menarik wisatawan mancanegara. Target kunjungan 20 juta wisatawan hingga 2019 memang menjadi pekerjaan rumah bagi instansi terkait yaitu Kementerian Pariwisata.
 
Saat ini Kementerian Pariwisata menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk bekerja sama dengan Pemerintah India bersama-sama menggarap potensi pariwisata masing-masing negara.
 
Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu RI, Listyowati, menjelaskan, India memiliki jumlah penduduk cukup besar, dan sangat disayangkan apabila arus wisatawan tidak sebanding dengan jumlah penduduknya.
 
“Kami memasang target dan bertekad menggarap potensi pariwisata dua negara ini dan terus mendorong supaya pemerintah bisa membuka penerbangan langsung karena selama ini yang menjadi kendala adalah tidak tersedianya penerbangan langsung,” ujar Listyowati, di Kuta, Badung, Bali, Jumat (18/9/2015).
 
Selain masalah penerbangan langsung yang belum tersedia, Pemerintah Indonesia juga belum memberlakukan bebas visa bagi wisatawan India. India nantinya akan masuk ke sejumlah negara yang akan mendapat bebas visa.
 
Indonesia dan India memiliki hubungan diplomatik yang baik, terlebih lagi dengan Bali. “Faktor sejarah juga turut memengaruhi hubungan antara Bali dan India. Hal ini tentu saja akan sedikit memudahkan pihak terkait dalam hal melakukan promosi,” ujarnya.
 
Sedangkan Wakil Direktur untuk Pemasaran Internasional Kementerian Pariwisata RI menjelaskan, pada 2015 pihaknya menargetkan 250 ribu wisatawan India yang berkunjung ke Indonesia.
 
Karena itu, pihaknya berharap segera dibuka penerbangan langsung dan rencana bebas visa sehingga kunjungan wisatawan India ke Indonesia bisa melebihi target yang telah ditetapkan.
 
“Potensi wisatawan India itu sangat besar, akan tetapi kunjungan ke Indonesia belum terlalu banyak seperti wisatawan China dan Australia,” ujar Wakil Direktur untuk Pemasaran Internasional Kementerian Pariwisata RI.
 
Menurutnya, turis India kecenderungannya lebih suka wisata seperti water sport, sedangkan untuk wisata sejarah seperti candi, di India ternyata juga banyak, dan lebih banyak dari Indonesia.
(aji)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: