Inilah 2 Negara Peroleh Fasilitas Bebas Visa Ke Indonesia

Selasa, 1 September 2015 13:40 WIB |
Ilustrasi (istimewa)

Visa Indonesia, pemerintah menambah dua negara yang diberi fasilitas bebas visa wisata ke Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA--Pemerintah menambah dua negara yang mendapat fasilitas bebas visa wisata ke Indonesia, setelah sebelumnya ada 45 negara yang mendapat fasilitas itu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan dengan demikian negara penerima fasilitas bebas visa ke Indonesia akan menjadi 92 negara. “Tadinya diusulkan 50 negara tambahan, tapi untuk negara yang sering punya reputasi soal drugs [obat terlarang], instabilitas dan ekspor radikalisme itu kita tidak kasih masuk. Itu ada lima yang dicoret,” ujar dia di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (1/9/2015).

Akhirnya, lanjut Rizal, disepakati ada 45 negara plus dua negara, yakni Vatikan dan San Marino, yang mendapatkan fasilitas tersebut. Rizal menuturkan pemberian fasilitas bebas visa ke Indonesia merupakan cara paling cepat untuk meningkatkan jumlah wisatawan.

Berdasarkan evaluasi pemberian fasilitas bebas visa wisatawan tahap pertama kepada 30 negara sebelumnya, pertumbuhan wisatawan mancanegara mencapai 15 persen, jauh di atas rata-rata yang hanya sebesar 4 persen. “Evaluasi untuk tahap pertama sangat positif,” katanya.

Rizal mengatakan pihaknya sepakat untuk mengimplementasikan fasilitas bebas visa tambahan ke 47 negara pada Oktober mendatang. Menurut dia, pemberlakuan kebijakan tersebut pada Oktober akan efektif karena bersamaan dengan musim liburan akhir tahun.

“Tadinya usul bebas visa akan efektif Januari tahun depan, tapi kami enggak biasa berlama-lama, jadi ini akan efektif Oktober sekaligus manfaatkan musim turis akhir tahun. Kalau Januari sudah habis musimnya,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pemerintah memproyeksikan pertumbuhan wisatawan mancanegara hingga 20 persen dari pemberian bebas visa untuk tahap pertama dan kedua tersebut. “Kami harapkan ada tambahan 1 juta hingga 2 juta wisman dalam waktu setahun. Jumlah tersebut adalah 20 persennya dari negara target kita,” katanya.

Arief menjelaskan negara target pemberian fasilitas bebas visa tahap pertama dan kedua, yang jumlahnya 77 negara berkontribusi 60 persen terhadap kunjungan total wisman ke Indonesia. “Yang 30 negara itu implementasinya baru dua bulan sudah tumbuh 15 persen, jadi untuk target 20 persen kami confident. Pada akhirnya setahun diharapkan tumbuh 20 persen,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya resmi memberikan fasilitas bebas visa wisatawan bagi 30 negara pada awal Juni lalu menyusul 15 negara yang sebelumnya telah mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan. Kebijakan itu dilakukan guna menggenjot jumlah wisman yang ditargetkan mencapai hingga 20 juta orang pada 2019.
Sumber

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: