​Bebas Visa WNI Menjadi Benang Merah Pertemuan Bilateral Menlu RI

Kamis, 6 Agustus 2015

Kuala LumpurDi sela-sela Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMC), Menlu RI juga melakukan enam Pertemuan Bilateral dengan Menlu Korea Selatan, Pakistan, Rusia, Australia, India, dan HRVP Uni Eropa (5/8).

Dalam pertemuan bilateral Menlu RI dengan Menlu Korea Selatan, 
Yun Byung-Se, kedua negara sepakat untuk menyelenggarakan Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) pada bulan Desember mendatang. Pertemuan juga membahas tindak lanjut permintaan Indonesia agar WNI mendapatkan bebas visa untuk ke Korea. Pada kesempatan tersebut Menlu Korea Selatan juga memberi dukungan terhadap usulan Indonesia mengenai EAS Maritime Cooperation in the Asia Pacific.

Pada pertemuan dengan Menlu Rusia, Sergey Lavrov, kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan, peningkatan perdagangan dan investasi. Menlu Retno meminta dukungan Rusia terhadap 
ekspor produk perikanan dan Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke Rusia yang mengalami hambatan non-tariff. 
K
edua negara juga membahas investasi pembangunan infrastruktur pelabuhan dan bandara di wilayah Kalimantan serta sepakat untuk meningkatkan kerja sama penanggulangan terorisme dan capacity building menanggulangi pencucian uang. Pada kesempatan ini, Menlu Rusia menyampaikan akan menindak lanjuti permintaan Menlu RI agar WNI mendapatkan fasilitas bebas visa ke Rusia.

Menlu RI kembali meminta dukungan Komisi Uni Eropa untuk memberikan fasilitas bebas visa kepada WNI ke negara negara Uni Eropa yang disampaikan pada pertemuan HRVP Uni Eropa, Federica Mogherini. Kedua pihak juga sepakat untuk memajukan mekanisme bilateral dengan melakukan pertemuan full-fledged bilateral setahun sekali pada tingkat Menteri.
Dalam Pertemuan dengan Menlu Pakistan, kedua negara berkomitmen untuk menyelenggarakan working group penanggulangan terorisme. Menlu Pakistan juga menyampaikan harapannya agar dapat lebih berperan aktif dalam kegiatan ASEAN.

Pertemuan bilateral juga dilakukan dengan Menlu India, Sushma Swaraj. Kedua Menlu membahas rencana kunjungan Wakil Presiden RI ke India pada bulan September mendatang dan rencana kegiatan JCBC RI – India pada bulan Oktober 2015. India juga mengakat isu untuk menjadi salah satu negara yang bebas visa ke Indonesia dan meminta kemudahan prosedur dalam bidang pertambangan khususnya kebijakan partner lokal dalam memasuki pasar Indonesia.
Dalam Pertemuan Bilateral dengan Menlu Australia, Julie Bishop, kedua Negara sepakat untuk menindaklanjuti mekanisme bilateral seperti dengan pertemuan 2+2 Dialogue pada akhir tahun 2015, dan Indonesia-Australia Dialogue. Disamping itu, Indonesia juga menyambut baik rencana pembukaan konsulat Australia di Makasar. Kedua Menteri menekankan akan terus mendorong kerja sama people-to-people contact termasuk melalui pemberian beasiswa dibawah program Colombo plan Australia. (sumber: BAM) 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: