Ini Pentingnya Indonesia Kasih Bebas Visa Untuk Negara Lain

Afif Farhan – detikTravel – Rabu, 08/07/2015 19:15 WIB

 Menpar Arief Yahya (Afif/detikTravel)
Jakarta – Kini, Kemenpar sudah memberlakukan bebas visa untuk turis dari 45 negara. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjabarkan, ada banyak keuntungan dan devisa yang besar dari kebijakan tersebut.

“Dengan penambahan bebas visa yang sekarang (30 negara menjadi 45-red), kita bisa mendapat devisa sebesar USD 1 miliar dan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1 juta,” kata Menpar Arief Yahya, dalam acara Dialog dan Silaturahmi Menteri Pariwisata dengan wartawan di The Grove Suites, Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2015).

Lebih dari itu, bebas visa sejatinya akan membuat wisatawan mancanegara atau turis makin gampang untuk jalan-jalan ke Indonesia. Kalau bikin visa saja sudah sulit, sudah pasti turis akan malas untuk datang.

“Ilustrasinya begini, kalau ada turis mau ke Siantar tapi dia harus ngurusin visa dulu di Jakarta. Itu kan jadinya belum apa-apa sudah malas,” tutur Arief.

Prediksi kunjungan turis dari aturan bebas visa, yakni Indonesia akan kedatangan 4,1 juta turis di tahun 2015 ini. Lalu, 5,1 juta di 2016, 6,45 juta di 2017, 8,6 juta di 2018 dan 10,8 juta di 2019.

Menurut hasil kajian dari APEC dan UNWTO, pemberlakuan bebas visa memberikan dampak terhadap pertumbuhan pariwisata suatu negara rata-rata sebelah 18 persen. Arief pun menambahkan, Indonesia ketinggalan jauh dari negara ASEAN lain seperti Malaysia dan Thailand yang sudah memberikan bebas visa masing-masing sebanyak 164 dan 56 negara.

“Bebas visa mempermudah pelayanan untuk turis. Kemudian, kalau pelayanan baik maka pendapatan yang besar akan mengikuti,” tutup Arief.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: