Dubes Yusron Cerita Proses Bebas Visa ke Jepang

Jumat 12 Jun 2015, 10:47 WIB
Laporan Dari Jepang

Arifin Asydhad – detikNews

Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra

Tokyo, – Keinginan warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Jepang kini semakin mudah. Mulai 1 Desember 2014, WNI yang akan berkunjung ke Jepang sudah mulai bebas visa. Namun, ada ketentuan yang harus diperhatikan.
 
Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra menceritakan proses bebasnya visa ke Jepang. Cerita Yusron ini disampaikan saat bertemu sejumlah pemimpin media massa dan pimpinan manajemen Astra International dan Astra Daihatsu Motor (ADM) di kantor Kedubes RI di Tokyo, Kamis (11/6/2015). Dalam pertemuan dan diskusi ini, Yusron didampingi para diplomat Indonesia.
 
Menurut Yusron, bebas visa ke Jepang ini menjadi salah satu program yang ia prioritaskan sejak satu setengah tahun lalu ia memimpin KBRI di Tokyo. Untuk menyegerakan bebas visa ini, Yusron dan jajarannya bertemu langsung PM Jepang dan mengutarakannya niat itu.
 
Akhirnya, per 1 Desember 2014 pemerintah Jepang secara resmi membebaskan visa WNI untuk berkunjung ke Jepang.  Bebasnya visa ke Jepang ini juga akan diikuti oleh bebas visa bagi warga Jepang ke Indonesia. Seharusnya bebas visa warga Jepang berkunjung ke Indonesia akan dimulai Juni 2015. “Tapi kami masih menunggu keputusan Jakarta,” kata Yusron.
 
Dengan bebas visa kunjungan kedua negara ini, lanjut Yusron, Indonesia akan kehilangan pendapatan negara bukan pajak (PNPB) sekitar Rp 24 miliar. “Ini bukan masalah uang, tapi soal harga diri. Karena bebas pajak sudah diberlakukan untuk negara-negara tetangga kita, seperti Malaysia,” kata Yusron.
 
Bebas visa kunjungan kedua negara ini akan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang. Dengan bebas visa, maka jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia akan meningkat yang akan diikuti juga oleh meningkatnya pendapatan untuk Indonesia.
 
Yusron mengingatkan ada ketentuan yang harus diketahui oleh WNI dalam bebas visa ini. “Jadi, WNI yang akan berkunjung ke Jepang tetap harus mendaftarkan paspornya ke Kedubes Jepang di Jakarta atau di Konjen Jepang terlebih dulu. Setelah mendapat rekomendasi dari Jepang, maka bebas visa ini akan berlaku hingga paspor habis,” kata dia.
 
Bila ada paspor baru, maka paspor baru harus didaftarkan lagi ke Kedubes Jepang bila pemegang paspor ingin kembali berkunjung ke Jepang. Waktu berkunjung paling lama 15 hari.  Pendaftaran paspor ke Kedubes atau ke Konjen Jepang itu memerlukan waktu paling cepat dua hari. Hingga saat ini, paspor yang bisa didaftarkan untuk memperoleh bebas visa ke Jepang baru yang berjenis e-paspor.
(asy/fdn)

Sumber

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: