Jepang Berlakukan Bebas Visa Hanya untuk WNI Pemegang e-Paspor ?

Rabu, 25 Februari 2015 19:44 WIB

E-Paspor Indonesia, perhatikan tanda di pojok kanan bawahnya.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Jepang tampaknya ingin agar semua warga Indonesia memiliki e-paspor. Adanya e-paspor memudahkan identifikasi pemegang yang bersangkutan serta menjauhkan dari pemalsuan paspor yang sangat banyak terjadi saat ini. Karena itu pemerintah Jepang menginginkan program bebas visa untuk warga negara Indonesia bisa diberlakukan jika menggunakan e-paspor.

“Rasanya sulit bagi Jepang untuk membebaskan paspor biasa menjadi bebas visa bagi suatu warga negara. Ini tidak hanya bagi Indonesia saja, tetapi bagi semua negara yang paspornya masih paspor biasa bukan e-paspor. Tetapi kalau semua orang Indonesia memiliki paspor jenis e-paspor, sekarang pun bisa bebas ke Jepang setelah terdaftar dengan baik di kedutaan atau konjen Jepang yang ada di Indonesia,” ungkap sumber Tribunnews.com yang tak mau disebutkan identitasnya, Rabu(25/2/2015).

Sejak 1 Desember 2014 e-paspor Indonesia sudah bisa masuk bebas ke Jepang tanpa Visa lagi asalkan telah terdaftar dan diterima baik oleh kedutaan Jepang di Indonesia maupun konjen Jepang yang ada di Indonesia, baik di Jakarta, Bali, Medan dan Surabaya.

Dengan memiliki e-paspor dan sudah diakui kedutaan Jepang di Indonesia, setiap orang dengan bebas kapan saja dapat masuk ke luar ke Jepang, maksimal 15 hari berada di Jepang hanya untuk wisata dan sama sekali tak boleh untuk maksud lain, misalnya bekerja dapat uang dan maksud lain di luar wisata.

“Apabila paspor lama, banyak sekali kendalanya. Pertama banyak yang dipalsu ini sangat berbahaya. Kedua, kalau bebas visa hanya Indonesia saja untuk paspor biasa yang diperbolehkan, Jepang tidak akan mungkin melakukan itu, karena tidak adil. Artinya semua negara juga harus diperlakukan sama pula, yang memiliki paspor biasa harus dapat bebas visa masuk ke Jepang dan ini tidak mungkin. Jepang menjunjung tinggi keadilan yang sama bagi semua negara,” tambahnya lagi.

Selain itu tampaknya tahun lalu sudah ada pembicaraan kedua pimpinan pejabat pemerintah kedua negara bahwa Indonesia memang menjanjikan untuk perlahan-lahan menggantikan semua paspor lama menjadi e-paspor.

“Itulah sebabnya Jepang membuka diri dengan membaskan Indonesia masuk ke Jepang asalkan menggunakan e-paspor,” tekannya lagi.

Dengan demikian tampaknya sampai kapan pun pemilik paspor biasa Indonesia tidak akan dapat bebas visa untuk pergi ke Jepang kecuali mengganti atau membuat paspor yang baru menjadi e-paspor.

“Benar, Jepang ingin sekali semua warga Indonesia memiliki e-paspor karena untuk kepentingan masyarakat Indonesia sendiri bebas perjalanan ke luar negeri ke berbagai negara bukan hanya ke Jepang di mana sistem e-paspor sudah dilaksanakan di banyak negara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei,” tambahnya.

Saat ini pembuatan e-paspor memang masih sangat terbatas sekali di Indonesia dan dengan biaya pembuatan yang tampaknya lebih mahal dibandingkan pembuatan paspor yang biasa.

Namun dengan kepemilikan e-paspor tampaknya warga Indonesia dapat bebas kapan saja masuk ke Jepang tanpa visa lagi dan hubungan kedua negara tampaknya akan jauh semakin baik dengan pertukaran arus manusia yang bisa masuk ke luar ke Jepang nantinya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintah Jepang ataupun pihak Kedutaan Besar mengenai pemberlakuan e-paspor ini.
Sumber

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: